Inisiasi

Aku bukanlah kami. Walau aku tetaplah tunggal, namun tak selayaknya sampah yang bebal ini mengagungkan diri sebagai subjek yang agung dan kekal. Sungguh itu tak layak bagi jasad berminyak. Mengaku sebagai makhluk berakal namun dibimbing untuk mampu melafal.

Semua yang ada di sini hanyalah buah pemikiran dari banyak subjek yang tak kekal dan terkadang tak dikenal. Semua tertuang di saat waktu luang terbuang. Karena terkadang setiap pemikiran tak kunjung ditebarkan, maka di sinilah akan ditanamkan. Berharap tumbuh kokoh dan berbuah melimpah, sehingga mereka yang tergopoh dapat menikmati sang buah yang memerah.

Maka inilah sajian agar kita bisa mendapat hikmah. Dari sekian banyak perintah yang dititah kepada kita sang lemah. Agar suatu masa nanti takkan pernah kita pergi menuju kawah yang seakan tak berbawah. Dan pada akhirnya kita menjadi seperti lebah yang tak lelah untuk menggapai sebuah hikmah.

Karena sepuluh terkadang menyeluruh, sehingga yang berlimpah pun menjadi berpuluh-puluh. Karena waktu telah disumpah sebagai pengingat kita sang lemah. Dan karena tiap-tiap lembar cerita mengupayakan kehidupan yang ceria tanpa derita. Maka inilah sajian periwayatan yang tak terhitung dikisahkan, dalam puluhan masa yang disediakan.

Advertisements